Ada Sosok Kakek Nenek di Ruang Sidang, Inilah Cerita Seram Saksi Ahok


HakSuara - Syamsu Hilal Chaniago, salah satu pelapor kasus dugaan penodaan agama yang kini menjerat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merasakan nuansa mistis ketika menjalani sidang sebagai saksi di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

"Ada yang aneh dalam persidangan, ada indikasi tim kuasa hukum Ahok menggunakan magic. Kita perhatikan ada satu orang yang selalu duduk di belakang saksi, selalu itu. Dan ada dua orang lagi kakek-kakek dan nenek-nenek," ujar Syamsu ketika menghadiri acara diskusi bertajuk Akankah Ahok dipenjara di gedung Pusat Dakwah Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (2/2/2017). 

Syamsu merupakan Ketua Forum Anti Penistaan Agama. Syamsu melaporkan Ahok ke Polda Metro Jaya pada Jumat (7/10/2016).

Syamsu juga mengungkapkan kejanggalan lain yang dirasakannya saat berada di ruang persidangan. Menurut pengamatannya jaksa penuntut umum selalu mengantuk. 

"Yang kemarin di sidang Ahok jaksa pada ngantuk, "kata dia.

Itu sebabnya, Syamsu sampai mendatangkan seorang ahli ruqyah bernama ustadz Sahal untuk menangkal keanehan itu.

"Nah indikasinya kelihatan kemarin ada perubahan, ustadz Sahal mengatakan ada tiga orang, itu indikasinya," kata Syamsu. 

Syamsu mendatangkan ahli ruqyah agar jangan sampai hal-hal mistis mempengaruhi sikap jaksa dan hakim.

"Kita bukan takut, tapi ini mengganggu jaksa, mengganggu hakim. Pengakuan sendiri dari ustadz Sahal, dia pernah di PPATK saat pemeriksaan Gubernur Banten, itu hakim bisa tidur," katanya.

Sidang perkara Ahok sekarang sudah memasuki sidang yang kedelapan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi dari jaksa penuntut umum.

HakSuara – Syamsu Hilal Chaniago, salah satu pelapor kasus dugaan penodaan agama yang kini menjerat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merasakan nuansa mistis ketika menjalani sidang sebagai saksi di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.

“Ada yang aneh dalam persidangan, ada indikasi tim kuasa hukum Ahok menggunakan magic. Kita perhatikan ada satu orang yang selalu duduk di belakang saksi, selalu itu. Dan ada dua orang lagi kakek-kakek dan nenek-nenek,” ujar Syamsu ketika menghadiri acara diskusi bertajuk Akankah Ahok dipenjara di gedung Pusat Dakwah Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (2/2/2017). 


Syamsu merupakan Ketua Forum Anti Penistaan Agama. Syamsu melaporkan Ahok ke Polda Metro Jaya pada Jumat (7/10/2016).


Syamsu juga mengungkapkan kejanggalan lain yang dirasakannya saat berada di ruang persidangan. Menurut pengamatannya jaksa penuntut umum selalu mengantuk. 


“Yang kemarin di sidang Ahok jaksa pada ngantuk, “kata dia.


Itu sebabnya, Syamsu sampai mendatangkan seorang ahli ruqyah bernama ustadz Sahal untuk menangkal keanehan itu.


“Nah indikasinya kelihatan kemarin ada perubahan, ustadz Sahal mengatakan ada tiga orang, itu indikasinya,” kata Syamsu. 


Syamsu mendatangkan ahli ruqyah agar jangan sampai hal-hal mistis mempengaruhi sikap jaksa dan hakim.


“Kita bukan takut, tapi ini mengganggu jaksa, mengganggu hakim. Pengakuan sendiri dari ustadz Sahal, dia pernah di PPATK saat pemeriksaan Gubernur Banten, itu hakim bisa tidur,” katanya.


Sidang perkara Ahok sekarang sudah memasuki sidang yang kedelapan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi dari jaksa penuntut umum.

Leave a Reply