Achmad Fauzi Pimpin Upacara Hari Jadi Sumenep Yang ke-752 Dengan Menggunakan Bahasa Madura

Reporter: Syarif Hidayat Topik: Pemerintahan
  • Bagikan
Achmad Fauzi Pimpin Upacara Hari Jadi Sumenep Yang Ke-752 Dengan Menggunakan Bahasa Madura

Liputan4.com, Sumenep– Bupati Sumenep, Achmad Fauzi dengan nuansa baru memimpin upacara Hari Jadi Sumenep yang ke 752 dilaksanakan di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Acara upacara tersebut beda dengan seperti biasanya, karena dilakukan dengan menggunakan Bahasa Madura. Hal itu dilakukan sebagai bentuk melestarikan budaya dan bahasa Madura.


Peserta upacara juga mengenakan baju adat bangsawan Sumenep, yakni dengan mengenakan baju beskap warna hitam untuk atasan, dan jarik atau kain panjang. Dalam bahasa Madura disebut ‘Samper’. peserta upacara juga mengenakan blangkon bangsawan Sumenep, dan beralas kaki selop.

Pada upacara ini Bahasa Madura digunakan mulai komandan upacara untuk menyiapkan barisan, pembawa acara dan inspektur upacara. Kesemuanya menggunakan Bahasa Madura. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (31/10/21) sekitar pukul 09:00 Wib hingga selesai.

“Bhul-ombhul Hari Jadi Kabupaten Songennep taon samangkèn, “Masyarakat Sehat Sumenep Kuat” otabâ “Mâghârsarè Bârâs Songennep Kowat” areng sareng alabân corona. Bhul-ombhul panèka kaangghuy ngajhâk da’ sadhâjâ maghârsarè songennep kaannghuy atong-rojhung areng-sareng alabân tor meggha’/motos bâdâna mata rantai penyebaran covid-19 è kabupatèn songennep sè saat samangkèn ampon dhâddhi pandemi,” Kata Achmad Fauzi dalam Pidato Bahasa Maduranya.

Memilih tema yang bagus pada perayaan Hari Jadi ke-752 Kabupaten Sumenep “Masyarakat Sehat, Sumenep Kuat” merupakan ungkapan harapan bagi Sumenep kedepannya. Tidak lain untuk mengajak seluruh masyarakat Sumenep untuk bersama-sama melawan dan memutus mata rantai virus Covid-19 di Kabupaten Sumenep ini.

“Tentu saja, Pandemi ini memerlukan pemahaman yang sama dalam berperilaku agar tidak ada resistensi di tengah masyarakat, yang justru mengakibatkan kerugian kepada masyarakat baik materi maupun korban jiwa,” ujarnya.

Tambah Achmad Fauzi, piaknya berharap pemerintah daerah mengharapkan dukungan para alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama memutus matarantai penyebaran Virus Corona ini.

“Momentum Hari Jadi ke-752 ini harus menjadi momentum untuk terus menguatkan tekad dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumenep,” Harapnya.

Print Friendly, Pdf & Email
  • Bagikan