Achmad Fauzi Berlakukan Surat Ijin Keluar Masuk

Reporter: Syarif Hidayat Kategori: Jawa Timur, Pemerintahan
  • Bagikan
Achmad Fauzi Berlakukan Surat Ijin Keluar Masuk

Liputan4.com, Sumenep – Mengantisipasi penularan Covid-19, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur memberlakukan kebijakan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) kepada masyarakat yang bepergian keluar daerah.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi menyampaikan, kebijakan SIKM berdasarkan hasil keputusan Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sumenep, karena di sejumlah daerah cenderung naik. Hal itu merupakan upaya menekan dan mengambil cara agar menjaga Kabupaten Sumenep dari Covid-19.

“Kami menerbitkan kebijakan SIKM dalam rangka menjaga serta melindungi masyarakat dari penyebaran dan penularan Covid-19,” kata Achmad Fauzi usai Rakor Covid-19, Kamis (24/6/2021).

Kebijakan pemberlakuan SIKM untuk masyarakat Sumenep mulai dari Jumat (25/6/2021), sehingga warga Sumenep sebelum bepergian ke luar kota bisa segera mengurusnya, dengan mendatangi Kantor Kecamatan masing-masing.

“Masyarakat yang membutuhkan SIKM bisa langsung ke kantor kecamatan setempat, dan saat pengurusannya tidak dipungut biaya apapun atau gratis termasuk saat melakukan Swab Antigen,” ungkapnya.

Tambah Fauzi, Untuk mempermudah pelayanan masyarakat, ia juga memberikan pelayanan SIKM di Puskesmas, dengan menempatkan petugas kecamatan yang siap melayani masyarakat.

Proses pembuatan SIKM yakni dengan mendatangi Puskesmas untuk dilakukan Swab Antigen, membawa KTP asli dan memberikan keterangan alasan keluar daerah dan tujuan Kota. Waktu proses pembuatan SIKM mulai jam 09.00 – 12.00 WIB setiap harinya, karena di luar ketentuan waktu itu tidak ada pelayanan.

“Masyarakat yang keluar dan masuk wilayah Sumenep wajib membawa SIKM yang dikeluarkan oleh Kecamatan setempat,” tegasnya.

Dalam menjaga angka Covid-19 di Kabupaten Sumenep, masyarakat diharapkan meningkatkan kedisiplinan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) saat beraktivitas setiap hari, baik selama berada di luar kota, sebagai salah satu upaya melindungi diri, keluarga dan orang lain dari paparan Covid-19.

“Masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, meskipun sudah divaksin Covid-19. Kalau bukan kita siapa lagi yang menjaga kesehatan masyarakat Sumenep, karena kesehatan pulih berefek kepada ekonomi yang bangkit kembali,” tandasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan