17 Kota / Kabupaten PD GNPK – RI Wilayah Sumatera Selatan Menyatakan Siap Atas Pernyataan Ketua PW

17 Kota / Kabupaten Pd Gnpk - Ri Wilayah Sumatera Selatan Menyatakan Siap Atas Pernyataan Ketua Pw
STIK FAMIKA

Liputan4.com Palembang – Dalam pernyataan sikap tegas dari Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi (GNPK) – RI Sumatera Selatan. Kemarin Senin ( 30/08/2021 ) atas pemberitaan di salah satu media online yang diduga mencemarkan nama baik Jon Kenedy selaku ketua pimpinan daerah GNPK – RI OKI di tanggapi dengan serius, oleh PD 17 Kota / Kabupaten GNPK – RI yang berada di wilayah sumatera selatan.

Selain 17 Kota / Kabupaten PD GNPK – RI di wilayah sumatera selatan menyatakan siap. DPP FORSI KN UMKM SRIWIJAYA, Dan Aliansi Media Media di sumatera selatan Baik Nasion2al maupun Lokal. Menyatakan siap untuk mendampingi suadara Jon Kenedy atas dugaan pencemaran nama baik.


Dalam penjelasan Aprizal Muslim S.Ag selaku Ketua PW GNPK – RI sumatera selatan yang didampingi oleh Satria Amri. S.Ip. MM menyatakan \” Saya sangat mengutuk keras atas dugaan pencemaran nama baik yang di lakukan oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab. Apalagi mencemarkan nama baik salah satu pengurus PD GNPK – RI yaitu saudara Jon kenedy. Maka dari itu saya tegas kan agar masalah ini di usut tuntas dan 17 Kota / Kabupaten PD GNPK – RI telah menyatakan siap mengawal serta mendampingi \”.

Tak sampai disana, Yhani Paslah juga selaku Ketua DPP FORSI KN UMKM SRIWIJAYA juga menyatakan \” Saya selaku ketua DPP FORSI KN UMKM SRIWIJAYA mengutuk keras dugaan pencemaran nama baik yang menimpa saudara Jon Kenedy. Saya berharap masalah ini di usut tuntas dan diberikan hukuman untuk efek jera \”.

Selain Itu menurut pakar hukum Rori Fadli SH menjelaskan \” Masalah pencemaran nama baik yang terjadi terhadap saudara Jon Kenedy agar dapat di usut tuntas. Karena dalam kajian serta musyawarah dengan beberapa tenaga ahli baik dari hukum serta ITE sangat jelas sekali melakukan indikasi penecmaran nama baik seperti tertuang dalam Pasal 310 sampai 321 KUHP . Dan kami berharap para pelaku dugaan tersebut mendapatkan hukuman \”.

Print Friendly, Pdf & Email