13 Tahun Jadi Penyuluh, Istri Mantan Ketua DPRD TTS Lulus PPPK

  • Bagikan

 

Liputan4.com, Soe-TTS

Bupati Timor Tengah Selatan (TTS),Egusem P.Tahun menyerahkan secara simbolis 106 SK untuk tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang terdiri dari 73 orang sebagai tenaga guru dan 33 orang tenaga penyuluh.

Penyerahan SK untuk tenaga PPPK tersebut bertempat di Aula Mutis,Selasa (2/3/2021) itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) TTS Marthen Selan,SH dan Kepala BKPP Linda Fobia.

Bupati Epy dalam sambutannya meminta para tenaga PPPK segera lapor kepala dinas atau kepala dinas pasca menerima SK,Jaga kebersamaan di sekolah, atau tempat dimana ditempatkan karna 2 tahun perjuangan mendapatkan SK.

Selain itu juga memroses pembayaran hak dan jika sudah dibayar haknya harus jadi pelayan terbaik jaga integritas,Disiplin waktu dan tata berbusana.

Salah satu diantaranya yang menerima SK adalah Welmince Hausufa,yang sudah mengabdi selama 13 tahun sebagai tenaga penyuluh sejak tahun 2007 lalu.

Menariknya, Welmince adalah istri mantan ketua DPRD TTS,Jean Neonufa yang saat ini masih aktif sebagai anggota DPRD TTS.

Saat diwawancarai, Welmince mengaku senang setelah pengabdian panjang akhirnya bisa lulus PPPK yang mana akan dikontrak 5 tahun kedepan dan akan dilanjutkan setelah evaluasi kinerja.

Ia mengatakan karna keinginan punya kerja sehingga saat bekerja sebagai tenaga kontrak dirinya sudah siap menanggung segala resiko dan juga harus mengikuti regulasi yang ada.

Dikatakan saat kontrak sudah dirinya sudah siap sehingga ketika sang suami menduduki jabatan sebagai Ketua DPR tidak serta merta harus sesuka hati. Tetapi harus kembali ke regulasi karna ini berlaku seluruh Indonesia.

“Pasti orang mengira suami saya pernah jadi ketua DPRD dan itu bisa dengan gampang masuk namun saya kontrak sebelum pak jadi pejabat dan setelah jabat ketua DPRD TTS pun tidak serta merta sesuaka hati karena kita punya regulasi yang harus patuhi”, ujarnya.

Waktu panjang yang dijalani,sangatlah ia nikmati karna sering dekat dengan masyarakat sehingga membuatnya sangat enjoy meski sesungguhnya ia ingin penyetaraan hidup,karna gaji sebagai tenaga kontrak dibawah standar.

“Saya jalani dengan sabar dan enjoy,karna selalu dekat dengan masyarakat. Pekerjaan kita lebih banyak bersama dengan kelompok tani”, ujarnya.

Menurutnya waktu yang panjang butuh kesabaran untuk menjalani dan tentu mengalami suka duka namun tetap bersyukur karna masih ada teman maupun kerabat mengalami hal yang sama bahkan mungkin lama mengabdi hingga saat ini tetapi belum lulus.

Setelah dinyatakan lulus dan menerima SK, dirinya bersyukur atas doa dan dukungan suami dan anak anak serta kerabat dan akan terus menjalani pekerjaan yang diakui sebagai anugrah dari Tuhan.

“13 tahun saya jalani dengan sabar,dan dengan dinyatakan lulus akan menjadi motivasi untuk tetap semangat berkarya ditengah masyarakat”, Tutupnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagaimana Reaksi Anda?
Suka
0
Suka
Waww
0
Waww
Haha
0
Haha
Sedih
0
Sedih
Lelah
0
Lelah
Marah
0
Marah
  • Bagikan

Channel Liputan4 TV – Live News

Desa Bumi daya Dalam Pengelolaan Bumdes patut di jadikan percontohan

31
0
0

Peresmian Usaha Unit Bumdes Maju Bersama Oleh Camat Palas Program one Village one outlet

16
0
0

Trobosan Baru Budidaya Udang Dengan Air Tawar Di Palas

59
0
0

Kegiatan Soft Opening Wisata Pantai Muara Indah Suak

32
1
0