13 Adegan Dalam Reka Ulang Kasus Pembunuhan Di TTS

inbound4262260401610987691 scaled

 

Liputan4.com, Soe-TTS

Reka ulang kasus pembunuhan terhadap Frengky Beis pada tahun 2016 lalu dengan tersangka AT,dilakukan Jumat (20/11/2020) oleh penyidik Polres Timor Tengah Selatan (TTS).

Aiptu Max Kleing mempimpin langsung reka ulang tersebut. Tercatat ada 13 adegan yang menggambarkan kronologi kasus tersebut baik tersangka AT maupun korban Frengky Beis diperankan oleh anggota polisi.

inbound8038138644369590924

Reka ulang tidak dilakukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) yakni Oenali-Desa Mnelalete, Kecamatan Amanuban Barat namun dilakukan di perempatan
Dinas Perhubungan alasan keamanan.

Hal ini mendapat perhatian warga yang melintas,bahkan tidak sedikit yang ingin melihat dari dekat.

Hadir pada kesempatan tersebut pihak Kejaksaan negeri TTS, kuasa hukum tersangka AT,para saksi. Reka ulang dijaga oleh aparat polres TTS.

Berbagi adegan dimulai dari tersangka AT bersama teman temannya Desmon Baok (DPO), Yakob Tanono (DPO), Nani Dikson Tenis , Cung Liu (DPO) dan Utha Lona menunggu para korban di batas kota jurusan Niki-niki.

Tersangka kemudian menahan angkot Bunga Mawar yang ditumpangi Frengky Beis dan rekan-rekannya.
Saat angkot berhenti AT menarik baju Dikson Lasboi (rekan Frengky Beis) yang berdiri dipintu angkot.
Dikson lalu dan AT, bersama teman temanny diduga melakukan penganiayaan secara bersama-sama terhadap Dikson Lasboi menggunakan batu.

Sementara itu Frengky Beis sedang duduk diatas angkot, AT diduga melempari korban menggunakan batub sehingga korban melompat dari dan berlari kearah Niki-niki dan dikejar oleh AT bersama rekan-rekannya.

Setelah mengejar, tersangka dan teman temannya mendapati Frengky di sumur dipinggir jalan yang tak jauh dari tempat angkot berhenti.

Saat itulah tersangka diduga memukul korban menggunakan tangan sehingga mengenai perut dan dada.
Saat sedang melakukan penganiyaan tersebut, Desmon Baok diduga menikam punggung Frengky Beis menggunakan pisau.Usai melakukan penganiayaan, tersangka dan teman temannya melarikan diri.

Untuk diketahui kasus pembunuhan terjadi tahun 2016 lalu dan polisi menetapkan 6 orang tersangka.
2 orang tersangka sudah menjalani hukuman sedangkan tersangka lainnya saat ini masih dalam pencarian.

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply